Babi Hutan yang Bau dan Singa yang Mengalah
(The Musty Boar and The Yielding Lion)
Sūkara Jātaka
Penyadur: Dinda Permata Putri
Editor: Karuna Adi Sasmita
Ilustrator: Dionisius Kevin
Penata Letak: Ary Wibowo
Penerbit:
Yayasan Dhammavihari Rukan Sedayu Suare Blok N 15-19 Jl. Outer Ring Road, Lingkar Luar Jakarta Barat 11730 Telepon: 0813-8700-3600 Pos-el: [email protected] Laman: www.dhammavihari.or.id
Sinopsis:
Dikisahkan Bodhisatta terlahir sebagai seekor singa yang bijaksana dan tinggal di sebuah gua di Pegunungan Himalaya. Suatu hari, setelah makan, singa turun ke danau untuk minum. Di tepi danau, ia melihat seekor babi hutan. Singa berniat memangsa babi hutan itu di lain waktu, sehingga ia memilih pergi diam-diam. Namun, babi hutan mengira singa pergi karena takut kepadanya. Dengan sombong, babi hutan pun menantang singa untuk bertarung.
Setelah menceritakan tantangan itu kepada keluarga dan teman-temannya, babi hutan menjadi sangat ketakutan. Ia lalu mengikuti saran kawanan babi hutan dengan melumuri tubuhnya dengan kotoran hingga berbau sangat busuk. Saat hari pertarungan tiba, singa mencium bau tersebut dan merasa jijik. Singa memilih mengalah dan pergi tanpa bertarung. Dari cerita ini, kita belajar bahwa mengalah bukan berarti kalah, dan menghindari pertengkaran adalah pilihan yang bijaksana.
Pemesanan buku melalui bit.ly/bukuDBS